Darunnajah

2 04 2011

Pondok Pesantren Darunnajah adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non-pemerintah). Berdiri sebagai Pondok Pesantren pada tanggal 1 April 1974, diwakafkan oleh (Alm) KH. Abdul Manaf Mukhayyar, dan didirikan oleh KH Abdul Manaf Mukhayyar dan dua rekannya (Alm) KH Qomaruzzaman dan KH Mahrus Amin, dengan sistem kurikulum yang terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran bahasa Arab dan Inggris secara internsif.
Dengan didukung oleh lingkungan yang asri, Visi Pondok Pesantren Darunnajah Mencetak Manusia yang muttafaqoh fiddin untuk menjadi kader pemimpin ummat/bangsa, selalu mengupayakan terciptanya pendidikan santri yang memiliki jiwa ke ikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah dan kebebasan berprilaku atas dasar Al-Quran dan Sunnah Rosulullah SAW untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT.
Sebagai jenis pesantren modern dari 25,768 Pondok Pesantren di Indonesia pada tahun 2010, santri Pondok Pesantren Darunnajah yang saat ini berjumlah 6,540 di pusat dan 14 cabangnya (530 hektar), mempunyai pikiran terbuka dan moderat, tanpa menghilangkan unsur peran Islam. Disiplin dan kesederhanaan, diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.
Di Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami yang merupakan pusat dari 14 cabang, memiliki 3400 santri dan 2109 diantaranya bermukim di kampus seluas 5 hektar, Pengelolaan pendidikan dan pengajaran serta kegiatan santri sehari-hari dilaksanakan oleh para guru/ustadz dengan berlatar belakang pendidikan dari berbagai perguruan tinggi dan pesantren modern yang sebagian besar tinggal di asrama (210 guru di asrama), dan secara penuh mengawasi serta membimbing santri dalam proses kepengasuhan santri.
Untuk melanjutkan cita-cita para pendiri tersebut, lembaga ini telah mempersiapkan organisasi kelembagaan dibawah naungan Yayasan sejak tahun 1961, yang awalnya bernama YKMI (Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Islam) dan pada tahun 1986 diperbaharui nama dan pengurusannya sesuai dengan UU yang berlaku di Indonesia.
Darunnajah dengan keikhlasan dan idealisme para pendirinya, lembaga ini terus berkembanga hingga saat ini memiliki 54 lembaga di bawah Yayasan Darunnajah. Dengan usaha meningkatakan selalu mutu pendidikan, pembangunan fisik, pengembangan dana dan khizanatullah, mempersiapkan para kader untuk jangka panjang lembaga pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
DATA
PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH

A. Visi Yayasan Darunnajah
وماكان المؤمنون لينفروا كافّةً فلولا نفر من كلّ فرقةٍ منهم طا ئفةٌ ليتفقّهوا في الدّين ولينذروا قومهم إذا رجعوا إليهم لعلّهم يحذرون (التوبة : 122)
Artinya: Tidak sepatutnya bagi orang-orang mu’min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. (At-Taubah : 122)

B. Misi Yayasan Darunnajah
Membangun manusia seutuhnya dan masyarakat Islam melalui pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk mewujudkan manusia muslim, mukmin dan muhsin yang mempunyai jiwa kejuangan dan tanggung jawab kemasyarakatan.

C. Visi Pondok Pesantren Darunnajah
• Mencetak manusia yang muttafaqah fiddin untuk menjadi kader pemimpin umat/Bangsa.
• Mendidik kader-kader ummat dan bangsa; yang bertafaqqah fiddin, para ulama’, zuama’, dan aghniya’; cendikiawan muslim yang bertaqwa, berakhlaq mulia, berpengetahuan luas, jasmani yang sehat, terampil dan ulet.

D. Misi Pondok Pesantren Darunnajah
• Mencetak manusia yang; Beriman dan bertaqwa, Berakhlaq mulia, Berpengetahuan luas, Sehat dan kuat, Trampil dan ulet, Mandiri, Mampu Bersaing, Kritis, Problem solver, Jujur, Komunikatif dan Berjiwa juang.

• Merintis dan mempelopori berdirinya pondok pesantren di seluruh Indonesia sebagai lembaga sosial keagamaan yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah.

Pondok Pesantren Darunnajah adalah pengembangan dari Madrasah Islamiyah yang didirikan pada tahun 1942 oleh K.H. Abdul Manaf di Petunduhan Palmerah Jakarta Pusat, beliau sebagai waqif tanah ini.
1. Didirikan oleh 3 orang: KH Abd Manaf (alm), Drs.H.Qomaruzzaman (alm) dan Drs.KH. Mahrus Amin
2. Lembaga ini diselenggarakan Yayasan Darunnajah yang dengan ketua yayasan H. Saifuddin Arief, S.H.,M.H dan dua pimpinan Pesantren Darunnajah Drs.K.H. Mahrus Amin dan Drs. H. Sofwan Manaf, M.Si, dan dibantu 549 tenaga ustadz, ustadzah, dosen, administratur dan karyawan
3. Pesantren Darunnajah I di Jakarta pada saat ini tengah mengasuh 3.131 santri yang berasal dari seluruh Indonesia dan negara sahabat pada tingkat pendidikan Kelompok Bermain sampai dengan Perguruan Tinggi.
4. Jumlah alumni Darunnajah I untuk semua tingkat unit pendidikan sebanyak 12.620 orang
5. Unit pendidikan Tarbiyatul Mu’allimin/Mu’allimat Al Islamiyah (setingkat SLTP-SMU) mendapat persamaan Departeman Pendidikan Nasional RI, Departemen Agama RI, Unversitas Al-Azhar Mesir, Universitas Ibnu Su’ud Riyadh Saudi Arabia, Universitas Islam Madinah, Universitas Umul Qura Makkah, Universitas Islam Internasional Islamabad, Universitas Antar Bangsa Malaysia, Universitas Al-Ain Uni Emirat Arab, dan Universitas Alighar India.

E. Prestasi
Beberapa prestasi Pesantren Darunnajah tahun 2006-2008:
a. Ujian Nasional Madrasah Aliyah, SMA dan Madrasah Tsanawiyah lulus 100 %
b. Jumlah santri baru melimpah, daya tampung hanya 658 anak, pendaftar sebanyak 943 anak, sehingga kelebihan 43 persen
c. Santri Darunnajah diterima di UGM, TTB, IPB dan IAIN Sunan Ampel atas beasiswa dari Departemen Agama
d. Sepuluh orang lulus seleksi masuk Ma’had Al Azhar dan Universitas Al Azhar Cairo
e. Pesantren Darunnajah menyelenggarakan Darunnajah Marching Band 5th Competition (DMC) di Istora Bung Karno Senayan bulan Februari 2007
f. Bersama Departemen Agama dan Kantor Menpora telah membidani lahirnya Pekan olah raga dan seni Pondok Pesantren tingkat Nasional
g. Bersama Departemen Agama dan Kwarnas Gerakan Pramuka, telah melahirkan kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara yang telah dilaksanakan di Cibubur pada bulan September 2006, pada tingkat nasional
h. Penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM, Koperasi Darunnajah sebagai Koperasi berprestasi, tahun 2007
i. Kampus Darunnajah juara lingkungan hidup se DKI Jakarta, 1983
j. Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah akan mendapat penghargaan melati dari Kwrnas atas prestasi di bidang kepramukaan

F. Kegiatan yang menonjol
1. Darunnajah Marching Band Competition (DMC) dilaksanakan di Senayan: peserta dari seluruh Indonesia, dihadiri pejabat tinggi negara, para oficial dari seluruh Indonesia, penonton dari Jabotabek
2. Pembukaan Pekan Olah raga seni dan Pramuka, dihadiri santri dan wali santri dari Jabotabek
3. Peragaan Manasik Haji, peserta dari TK/SD Pesanggrahan dan sekitarnya
4. Darunnajah Open (DNO), pertandingan olah raga antar pesantren Darunnajah dan sekolah sekitar.

G. Marchingband
1. Kegiatan drum band telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah sejak tahun 1974 dan dikembangkan menjadi marching band sejak tahun 1994
2. Marchingband merupakan kegiatan ekstra kulikuler untuk meningkatkan motivasi para santri dalam mengelola organisasi di lingkungan Pondok Pesantren
3. Darunnajah Marching Band (1st – 3rd) Competition (DMC) dilaksanakan di Tennis Indoor Bung Karno Senayan sedangkan Darunnajah Marching Band (4th & 5th) Competition (DMC) dilaksanakan di Istora Bung Karno Senayan

H. Pesantren Cabang
Pondok Pesantren Darunnajah mengelola pesantren-pesantren sebagai berikut:
a. Pondok Pesantren Darunnajah I di Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta
b. Pondok Pesantren Darunnajah II di Desa Cipining, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
c. Pondok Pesantren Darunnajah III Al-Mansur di Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten
d. Pondok Pesantren Darunnajah IV Tsurayya di Desa Citasuk, Kacamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten
e. Pondok Pesantren Darunnajah V An-Nahl di Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten
f. Pondok Pesantren Darunnajah VI Annakhil di Desa Pasar Bantal, Kecamatan, Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu
g. Pondok Pesantren Darunnajah VII Jaziratunnajah di Sei Banjar Desa Binusan, Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur
h. Pondok Pesantren Darunnajah VIII Annur di Desa Cidokom, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
i. Pondok Pesantren Darunnajah IX Al Hasanah di Kampung Mangga, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
j. Lembaga Pendidikan Darunnajah X, di Jalan Haji Garie, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta
k. Pondok Pesantren Darunnajah XI Al Barokah di Desa Babatan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu
l. Pondok Pesantren Darunnajah XII di Dumai Riau
m. Pondok Pesantren Darunnajah XIII, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang tengan, Kodya Tangerang .
n. Jumlah santri Darunnajah I s.d. Darunnajah XI sebanyak 6.791 ditambah guru dan administratur dan karyawan sebanyak 784 orang
o. Disamping itu pula, Darunnajah bekerjasama dengan 42 pondok pesantren di seluruh Indonesia dari Pesantren Babunnajah di Banda Aceh sampai Annajah di Merauke. Semua bernaung dibawah nama Darunnajah Group, Total santri 32.400 santri.
p. Darunnajah memberikan beasiswa/subsidi pendidikan kepada 1.467 yatim, yatim piatu dan dhuafa’.

I. Tamu Penting
a. Syeikh Ali Harakan, Sekjen Rabithah Alam Islami, 5 September 1980 dan 14 Desember 1982
b. Dato’ Mohamad Nur, Yang Mulia Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia, 23 Januari 1988
c. Syeikh Abdul Wa¬hab Ahmad Abdul Wasi’, Menteri Wakaf dan Urusan Haji, Saudi Arabia, 14 Februari 1988
d. Paul Waolfowith (Mantan Penasehat Keamanan Nasional) dan William Lowrey (Duta Besar) Amerika Serikat, 14 April 1988
e. Dr. Abdul Aziz Al Khayyat, Menteri Wakaf dan Urusan Agama Islam, Kerajaan Yordania, 5 Oktober 1989
f. Konraad Specker, Phd. (Staf Kementerian Luar Negeri Swiss) dan Hover Walters (Koordinator Swiss Development Corporation), 13 November 1991
g. Syeikh Ibrahim, Imam Besar Masjid Nabawi, 17 November 1993
h. Dr. Mahmud Hamdi Zaqzuq, Menteri Wakaf Mesir, 1 November 1997
i. Abdullah Al Khudzair, Staf Ahli menteri Wakaf, Dakwqah, dan Irsyad, Saudi Arabia, 1 Juli 1999
j. Dr. Su’ud bin Ibrahim bin Muhammad Syuraim, imam/khatib Masjidil Haram Makkah, 1 Januari 2002
k. Yutaka Iimura, Duta Besar Negara Jepang, 3 Februari 2003
l. Dr. Ahmad Thayyib, Rektor Universitas Al Azhar Cairo
m. Dr. Edilberto C. De Jesus, Secretary of Education Philiphines, 14 Januari 2004
n. Perdana Menteri Inggris H.E. Tony Blair, 30 Maret 2006
o. Syeikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi dari Qatar, 10 Januari 2007
p. Tokoh Islam Indonesia dan Inggris yang tergabung dalam Islamic Advisory Group (IAG)
q. Staf Menteri Pendidikan dan Gubernur Minia, Repubik Arab Mesir, 24 Agustus 2007
r. Mantan Perdana Menteri Timor Leste, Mari Alkatiri, 20 Juli 2008
s. Mr. Gregg Rickman, utusan khusu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, 27 Juli 2008
t. Adum Demit, Malaysia, 30 orang, 2 Agustus 2008
u. Kunjungan Presidential Friends of Indonesia, 30 tokoh dari 27 negara, 16 Agustus 2008
v. Ulama Ethiopia, tamu BKKBN RI, 28 Oktober 2008.

J. Tamu-tamu penting Nasional:
a. K.H. Imam Zarkasyi, Pimpinan Pondok Modern Gontor, 26 Juli 1976 dan 11 Maret 1982
b. Alamsjah Ratuperwiranegara, Menteri Agama, 17 Juni 1978
c. DPR-RI komisi IX, 5 Feb 1981
d. Wakil Presiden RI, Haji Haji Adam Malik, 22 Okt 1982
e. Menpora Ir. Akbar Tanjung, 29 Juli 1988
f. Ibu Wapres, E.N. Soedharmono, 25 Feb 1989
g. Menteri Perhubungan RI, Ir.H. Azwar Anas 28 Juli 1991
h. Da’i Sejuta Umat, K.H. Zainuddin M.Z., 8 Januari 1994
i. Menteri Agama RI, dr. H Tarmizi Taher, 15 Agust 1997
j. Kassospol ABRI, Letjen TNI Yunus Yospiah, , 31 Okt 1997
k. Direktur Perguruan Tinggi Depag RI, Dr.H. Husni Rahim, , 26 Juli 1998
l. Ketua Majlis Ulama Indonesia, Prof.K.H. Ali Yafie, 23 Feb 1999
m. Ibu Hasrie Ainun Habibie (istri Presiden RI), H.R. Agung Laksono (Menpora RI), Dra.Hj. Tuty Alawiyah (Menperta RI), Ibu Anfasa Moeloek (istri Menkes RI), 25 Sept 1999
n. Wakil Presiden RI, H. Hamzah Haz, 11 Oktober 2002
o. Wakil Ketua DPR-RI, Drs.H. Tosari Wijaya,
p. Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI, Rini M. Sumarno Soewandi
q. Ketua PB NU, K.H. Hasyim Muzadi, 10 Juili 2006
r. Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. Dr. Jimly Assidiqi, 11 Juli 2006
s. Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Teringgal, H. Saifullah Yusuf, 11 Juli 2006
t. Ketua MPR RI, DR. Hidayat Nurwahid, MA., 4 Maret 2007 di Darunnajah I, 18 Mei di Darunnajah XI, 5 Juli di Darunnajah III
u. Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka, Dr. Joedyaningsing SW., M.Sc., 3 Agustus 2006
v. Wakil ketua bidang Diklat dan Pembinaan Kwarnas, Drs.H. Endi R. Atmasulistiya, 28 Juli 2007
w. Wakil Wakil Presiden Republik Indonesia, H. Jusuf Kalla, 5 Agustus 2007
x. Menteri Perumahan Rakyat RI, H. Muhammad Yusuf Asy’ari, 25 Mei 2008
y. Menteri Koperasi dan UKM RI, Drs.H. Suryadharma Ali, M.Si. di Darunnajah II Bogor, Juni 2008
z. Dr.dr. Azrul Azwar, Ka Kwarnas, 20 Juli 2008
å. Menteri Kesehatan RI, Dr.dr. Fadilah Supari, 3 Agustus 2008.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: