SAMBUTAN AWAL BULAN RAMADHAN 1436

18 06 2015

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله، الحمد لله الذي جعل شهر رمضان شهر الصيام. والصلاة والسلام على سيدنا محمد سيد الأنام وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.

Alhamdulillah kita bersyukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan nikmat yang berlimpah, khususnya nikmat sehat, sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini.

Tak terasa, kita sudah sampai di penghujung bulan Sya’ban 1436, dan sebentar lagi kita akan kedatangan tamu agung yaitu bulan Ramadhan.

Ramadhan sangat dinanti-nantikan seluruh umat Islam, terlebih lagi bagi mereka yang mengerti betapa mulia dan banyaknya limpahan pahala serta rahmat dari Allah SWT di bulan suci ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa’i, Rasulullah SAW. bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللهُ عليكم صِيَامَهُ، تُفَتَّحُ فيه أبوابُ الجَنَّةِ، وَتُغلَّقُ فيه أبوابُ النَّارِ و تغل فيه الشياطين ، فيه لَيْلَةٌ خَيْرٌ من ألفِ شَهْر.و من حرم فقد حرم خيرا كثيرا

Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, maka barangsiapa yang tidak dapat kebaikannya, sesungguhnya ia tidak mendapatkan itu selama-lamanya”.

Dari hadits tersebut, terlihat betapa kemurahan Allah yang digambarkan dengan membuka lebar pintu surga, menutup rapat-rapat pintu neraka, bahkan setan-setan pun dibelenggu, menunjukkan bahwa ladang pahala akan terhampar luas di bulan Ramadhan. Jika kita mampu melaksanakan ibadah-ibadah dengan baik dan mampu menjauhkan diri dari segala dosa-dosa, maka setan pun seperti dibelenggu, tak dapat sedikitpun menggoda kita dan menjerumuskan kita di dalam keburukan.

Dan jika kita berhasil melaksanakan bermacam-macam ibadah dan menjauhi perbuatan-perbuatan dosa di bulan Ramadhan, maka kita akan termasuk dari golongan orang-orang yang berhasil, sebagaimana tujuan diwajibkannya berpuasa di bulan Ramadhan, yakni membentuk orang-orang yang bertakwa.

Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Alangkah ruginya, jika kita tidak merasa gembira dan tidak mepersiapkan diri dalam menyambut datangnya bulan mulia, bulan penuh berkah, bulan Ramadhan. Apalagi sampai kita tidak mampu melaksanakan ibadah-ibadah pada bulan Ramadhan nanti. Karena pada bulan Ramadhan Allah akan melipat gandakan pahala pada setiap ibadah yang kita lakukan. Bahkan dosa-dosa kita akan dihapus jika kita melaksanakan puasa karena iman dan mengharap ridha Allah SWT.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَه مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه (رواه البخارى ومسلم)

“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena beriman kepada Allah dan mengharap keridhaanNya, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR.Bukhari dan Muslim)

Allah mewajibkan kita berpuasa pada bulan Ramadhan. Puasa dalam bahasa Arab di sebut dengan الصيام. Adapaun pengertian الصيام adalah sebagai berikut:

الصِّيَامُ فِي اللُّغَةِ: الإِمْسَاكُ عَنِ الشَّيْءِ

وَفِي الشَّرْعِ: الإِمْسَاكُ عَنِ الْمُفَطِّرَاتِ تَعَبُّدًا للهِ تَعَالَى مِنْ طُلُوْعِ الْفَجْرِ إِلَى غُرُوْبِ الشَّمْسِ

Dari segi bahasa الصيام berarti menahan diri dari sesuatu

Sedangkan menurut istilah: menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa sebagai ibadah kepada Allah dari mulai terbit fajar (subuh) sampai terbenamnya matahari.

Jadi kita diperintah untuk menahan dari segala yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan hal-hal lainnya yang dapat merusak puasa kita. Selain hal-hal yang membatalkan puasa, kita juga harus menjaga diri dari hal-hal yang mengurangi pahala puasa. Sehingga puasa yang kita lakukan seharian tidak menjadi sia-sia karena tidak mendapat pahala dari Allah SWT.

Rasulullah SAW. bersabda:

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْعِ

Berapa banyak orang yang berpuasa, tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar (HR. an-Nasa’i dan Ibnu Majah)

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang hanya mendapatkan rasa lapar tanpa mendapat pahala dari Allah SWT. Oleh karena itu, sebisa mungkin kita menghindari perbuatan-perbuatan yang menimbulkan dosa seperti berbohong, mengumpat, menggunjing orang lain, berbuat curang dan lain sebagainya.

Puasa merupakan salah satu rukun Islam dan setiap muslim diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan. Adapun beberapa hikmah diwajibkan berpuasa menurut Syeikh Muhammad bin Utsaimin, dalam kitabnya Al-Ilmam Bibadhi Ayaatil Ahkaam (الإلمام ببعض آيات الأحكام) antara lain:

  1. Sebagai ibadah kepada Allah dengan meninggalkan apa yang disukai oleh hawa nafsunya dari makanan, minuman, dan hubungan suami isteri (bagi yang sudah menikah)
  1. Agar manusia mengingat nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepadanya. Khususnya nikmat makan dan minum. Karena ketika seseorang sehat dan tidak mengalami sakit apapun, dia akan sering melupakan nikmatnya makan dan minum. Tapi ketika dia puasa dan dilarang untuk makan dan minum, dia akan merasakan betapa nikmatnya makan dan minum itu ketika dia berbuka.
  1. Manusia akan mendapat pahala yang sangat besar dengan berpuasa. Allah sendiri mengkhususkan puasa untuk-Nya dan Allah sendiri yang langsung memberikan pahala. Sehingga manusia tidak dapat mengira betapa besar pahala yang Allah berikan. Rasulullah SAW. bersabda:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ (متفق عليه)

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

  1. Puasa dapat mengingatkan sesorang kepada keadaan saudara-saudaranya yang kurang mampu. Melatih kepekaan jiwa sosial setiap muslim, dan bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah kepadanya.
  1. Memperbaiki jiwa dan melatihnya untuk selalu bertakwa kepada Allah, membiasakan diri untuk bersabar, dan selalu melakukan hal-hal yang mengandung manfaat
  1. Puasa bermanfaat untuk kesehatan manusia. Hal ini sudah banyak diteliti oleh para pakar kesehatan.

Banyak sekali manfaat yang dapat kita rasakan, jika kita dapat berpuasa dengan sebenar-benarnya. Memulai dengan niat yang benar untuk Allah SWT. dan melakukan ibadah-ibadah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Tidak merusak puasa dengan hal-hal yang membatalkan puasa. Tidak pula kita melakukan perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa. Dengan begitu, kita berharap semogaa pada saat kita berpisah dengan bulan Ramadhan, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam pandangan Allah dan juga dalam pandangan manusia.

Kiat-kiat dalam melaksanakan ibadah puasa:

  • Jaga kesehatan
  • Usahakan tetap melaksanakan sahur
  • Berbuka dengan sewajarnya, tidak berlebihan
  • Tidak berlebihan dalam melaksanakan kegiatan seperti olahraga
  • Istirahat di siang hari walau sebentar, agar tidak mengantuk dalam melaksanakan shalat tarawih
  • Perbanyak membaca al-Qur’an, mengkhatamkan al-Qur’an selama bulan puasa
  • Perbanyak infak dan sedekah

Marilah kita bersama-sama mempersiapkan diri dalam menyambut Ramadhan. Janganlah menyia-nyiakan Ramadhan tahun ini. Dan semoga kita dapat menjalankan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan 1436 dengan sebaik-baiknya. Amin.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: