SAMBUTAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH PADA UPACARA PEMBUKAAN PERKEMAHAN KHUTHBATUL ARSY KE-27 DALAM RANGKA PEKAN OLAH RAGA SENI DAN PRAMUKA (PORSEKA) KE-39 RABU, 26 AGUSTUS 2015/11 DZUL QA’DAH 1436

25 08 2015

SAMBUTAN PIMPINAN

PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH

PADA

UPACARA PEMBUKAAN

PERKEMAHAN

KHUTHBATUL ARSY KE-27

DALAM RANGKA

PEKAN OLAH RAGA SENI DAN PRAMUKA (PORSEKA) KE-39

RABU, 26 AGUSTUS 2015/11 DZUL QA’DAH 1436

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

SALAM PRAMUKA!

الحمد لله …

الحمد لله رب العالمين , نحمده ونستغفره ونستعينه , ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا , من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلن تجد له وليّاً مرشدا , والصلاة والسلام على من بعث رحمةً للعالمين حبيبنا وإمامنا وقدوتنا وقرة أعيننا محمد صلى الله عليه وعلى آله وصحبه وسلم أجمعين.

Yang terhormat,

–   Kakak  Dr.H. Mohsen, M.M. Direktur Diniyah dan Pondok Pesantren Kementrian Agama Republik Indonesia

– Kakak-kakak Majlis Pembimbing Gugus Depan Pesantren Darunnajah

  • Pimpinan Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang
  • Para orang tua santri
  • Para santri; adik-adik pramuka yang kami cintai..

Kami bersyukur kepada Allah SWT., bahwa pada pagi ini kita dapat melaksanakan Upacara Pembukaan  Perkemahan Khuthbatul Arsy ke-27 dalam Rangka Pekan Olah Raga Seni dan Pramuka yang ke-39.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para tamu undangan, khususnya Direktur Diniyah dan Pondok Pesantren Kementrian Agama RI, Kakak Dr.H. Mohsen, M.M. yang bersedia hadir di upacara pembukaan perkemahan ini.

Terimakasih kepada kakak-kakak panitia yang telah bekerja pagi, siang, dan malam demi terselenggaranya acara ini. Semoga ini menjadi pengalaman dan amal yang baik baik yang dicatat oleh Allah Swt.

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam telah melewati sejarah yang panjang terhadap perjuangan membela Tanah Air dari penjajahan.

Pendidikan pesantren juga memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme. Sejarah mencatat bahwa kaum sarungan santri merupakan golongan yang pertama kali digembleng dengan paham patriotisme.

Sebelum dunia sekolah gencar memberikan pendidikan tentang arti penting patriotisme, nasionalisme, serta hidup mandiri, pesantren telah lebih awal memberikan wawasan dan melaksanakan hal tersebut kepada santri-santrinya.

Gerakan Pramuka tidak asing lagi bagi pondok pesantren, Gerakan Pramuka telah lama berkembang di kalangan pondok pesantren  dilaksanakan di seluruh jenjang pendidikan dari tingkat dasar, menengah, dan tinggi.

Di Pesantren Darunnajah, Gerakan pramuka sudah ada sejak awal berdiri, bahkan sejak tahun 1961 di Darunnajah Petukangan. Darunnajah mempelopori Pramuka berjilbab. Alhamdulillah, gerakkan pramuka berjilbab saat ini menjadi fenomena nasional bahkan internasional, orang tidak malu menutup aurat, tidak canggung melakukan kegiatan dengan jilbabnya. Bahkan menjadi kebanggaan pramuka.

Gerakan Pramuka di Darunnajah berjalan sepanjang tahun dengan jadwal rutin, mingguan, bulanan, semesteran, dan tahunan.

Pesantren Darunnajah yakin dengan Gerakan Pramuka, karena melalui Gerakan Pramuka ini para santri dapat berlatih kepemimpinan dan dibentuk karakternya.

Di Pesantren para santri membangun fikroh atau pola pikir dengan PANCA JIWA

Jiwa Keikhlasan

Jiwa kesederhanaan

Jiwa Kemandirian

Jiwa Kemasyarakatan

Jiwa Bebas merdeka

10 pilar Pramuka;  yang kita kenal dengan Dasa Dharma Pramuka.

  1. Taqwa kepada tuhan yang maha esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin terampil dan gembira
  7. Hemat cermat dan bersahaja
  8. Disiplin berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10.Suci dalam piliran perkatan dan perbuatan.

Dari fikroh itu; ada NILAI KESEDERHANAAN

Darunnajah sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter, menjadikan kesederhanaan sebagai salah satu main spirit yang menjiwai program pendidikannya.

Kesederhanaan dijadikan target sasaran pendidikan itu sendiri.

Kesederhanaan yang dimaknai dengan benar dan proporsional, sederhana berarti wajar, sesuai kebutuhan, bukan berarti melarat, miskin dan serba kekurangan.

Mengapa jiwa sederhana ini menjadi main spirit

Karna dibalik jiwa kesederhanaan terdapat :

JIWA BESAR

JIWA BERANI menghadapi kesulitan

JIWA SIAP BERKORBAN

Jiwa siap berjuang dengan segala resiko

JIWA PANTANG MENYERAH

JIWA DINAMIS DAN KREATIF

Jiwa-jiwa yang yang mampu hidup dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun juga.

Pramuka memiliki itu semua….

Berbeda dengan mereka yang terbiasa dibuai kemewahan dan kemudahan, akan mudah patah semangat.

Tidak berani mengambil resiko dalam perjuangan

Enggan berkorban

Bahkan maunya serba dilayani dan dicukupi..

INI GAYA ANAK MUDA SEKARANG…

HIDUP KONSUMTIF DAN PASIR SERTA TIDAK PRODUKTIF DAN TIDAK DINAMIS.

Jangan jadi pramuka cengeng..

Yang suka mengeluh dan sedikit-sedikit mati;

Makan tidak enak; mati saya

Tidur kepanasan; mati saya

Mandi ngantri panjang; mati saya..

Engga punya uang; mati saya…

PRAMUKA CENGENG INI;

BERAPA KALI MATI SEHARI….

Anak-anak sekalian, Salam pramuka….

Banyak hal yang kita syukuri pada hari ini, di antaranya adalah beberapa prestasi dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun ini:

  1. Sejak awal berdirinya Pesantren Darunnajah memperhatikan seni, olah raga, dan Pramuka. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk memperkenalkan program-program pesantren dan menggali bakat para santri untuk dikembangkan
  2. Saat ini Pesantren Darunnajah dan Cabang-cabangnya yang berjumlah 16 tengah mengasuh 9.044 santri, semuanya anggota pramuka, dan guru-gurunya yang berjumlah 1.054 semua mampu membina pramuka, mereka bersertifikat: KMD, KML, KPD, KPL.
  3. Kegiatan olah raga, seni, dan pramuka telah memberi kesempatan kepada para santri untuk mengikuti kegiatan di tingkat provinsi, Nasional, Asean, dan dunia
  4. Pesantren Darunanjah bersama Kementerian Agama dan Kwartir Nasonal Gerakan Pramuka telah melahirkan kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara yang telah dilaksanakan di Cibubur pada bulan September 2006 dan di Jatinangor bulan Juni 2009 dan di Batam tahun 2012
  5. 17 Santri mengikuti Jambore Dunia Jepang 2015 (23rd World Scout Jamboree, Kirarahama Yamaguchi
  6. Mengikut 4th National Jambore di Brunei Darussalam pada taggal 2013
  7. Bulan Januari 2010, 27 santri mengikuti Jambore Kepanduan Asia-Pasifik ke-26 di Gunung Makiling Los Banos, Manila Philipina
  8. Tahun 2008, 6 santri Pesantren Darunnajah mengikuti Jambore di Boxtel, Belanda
  9. Tahun 2003 santri Darunnajah mengikuti Jambore Pandu Dunia di Tanpin Malaysia
  10. Pesantren Darunnajah Group ikut memberi masukan untuk Undang-undang Pendidikan Pramuka yang selanjutnya dirumuskan Komisi X DPR-RI
  11. Penghargaan yang pernah diterima Pimpinan-pimpinan Darunnajah:
  12. 2007

Lencana Tunas Kencana, dari Menteri Agama, tanggal 14 Agustus 2007, dan

  1. 2008

Lencana Melati dan Dharma Bakti dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai tokoh kepanduan Asia-Pasifik, 14 Agustus 2008

  1. 2009
  2. H. Jamhari Abdul Jalal L.c. pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining mendapat anugerah Lencana Pancawarsa V dari Bupati Bogor, 19 Agustus 2009.
  3. 2010

Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudoyono juga telah menganugerahkan Lencana Darma Bakti, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada Dr.K.H. Sofwan Manaf dengan SK NO 184-A, 14 Agustus 2010

  1. 2011

Pimpinan Darunnajah Drs.K.H. Mahrus Amin mendapat anugerah Bintang Semangat Rimba Perak dari Persekutuan Pengakap Malaysia, diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah berbakti kepada pergerakan pengakap (Pramuka), 15 Maret 2011

  1. 2015

Pimpinan Darunnnajah Dr.K.H. Sofwan Manaf, M.Si. mendapat anugerah Lencana Melati dari Presiden RI pada Hari Pramuka ke 54, 16 Agustus 2015

Perkemahan Khutbatul ‘Arsy (PERKUTSY) tahun ini merupakan perkemahan yang ke-27. Perkutsy merupakan acara yang diadakan setiap tahun di Pondok Pesantren Darunnajah untuk menggali dan mencari potensi para santri di bidang kepramukaan. Perkemahan ini diikuti oleh 260 peserta pramuka. Peserta tingkat penegak 60 putra dan 30 putri, tingkat penggalang 80 putra dan 90 putri.

Kegiatan ini, sebagai kegiatan percontohan kepada santri baru dan lama, bagi santri baru sebagai contoh kegiatan pramuka yang akan dilakukan mingguan, untuk santri lama, sebagai usaha peningkatan kualitas dalam kegiatan pramuka.

Mudah-mudahan kegiatan Perkemahan Khuthbatul Arsy ke-27 dalam rangka Pekan Khuthbatul Arsy serta Porseka ke-39 ini akan menambah semangat belajar bagi para santri.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Dr.K.H. Sofwan Manaf, M.Si.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: