Pendidikan di Pesantren

9 12 2016

wp-1451304359537.jpeg

Pendidikan di Pesantren menanamkan

  1. Pengarahan
  2. Penugasan
  3. Pelatihan
  4. Pembiasaan
  5. Pengawalan dan Pengawasan
  6. Keteladanan
Advertisements




FORMATISIUS

2 03 2008

Adalah Prof Qomaruddin menyampaikan penekanan kepada para pendidik atau guru, bahwa masa SLTP dan SLTA adalah masa yang terpenting dalam pembentukan karakter seseorang.

Dalam dunia psikology, masa SLTP dan SLTA sangat-sangat menentukan pembentukan karakter seorang anak, apakah ia bisa bersosialisasi, berinteraksi, bisa tahan banting, bisa berjiwa militant… lebih banyak tarbiyah dan ta’dibnya…itu sangat dipengaruhi pada masa SLTP/SLTA. Atau pada usia 11 hingga 19 tahun.

“kalau di SD dan sebelumnya masih banyak main, dan masa di perguruan tinggi, lebih banyak ta’limnya (pengajarannya), tapi pada masa SLTP/SLTA akan lebih banyak proses pendidikannya yang diserap” ujar Prof Qomaruddin.

Maka, jika proses pendidikan anak salah pada masa ini akan lebih banyak membawa kesalahan pada masa usaia di perguruan tinggi. Namun jika ia sudah menjadi militant, tahan banting, ia akan berkembang pada masa perguruan tinggi yang hanya mengembangkan pengajaran saja.

Maka usia SLTP/SLTA sangat strategis …

Adalah istilah formatisius; dalam kamus bhs Indonesia hal 320 formatif : morfem terikat, baik yang dipakai untuk membentuk dasar, misalnya juang dalam berjuang. Namun dalam kamus oxford lebih lengkap ditegaskan dalam hal 506. formative “having an important and lasting influence on the development of sth or of sb’s character…

Wallahu a’lam bissowab