Ingin sukses ?

28 07 2008

Bismillahirrahmanirrahim

Tentunya, setiap orang ingin sukses, ingin memiliki jenjang yang menjanjikan masa depan cerah. Sehat, Banyak rizki, banyak teman, disenangi orang dan seterusnya.  Untuk itu sangat dibutuhkan usaha dan pengorbanan yg cukup besar. Berikut catatan kecil yang mungkin bisa menjadi masukan :
1. Berdedikasi tinggi
Daya juang, dedikasi, usahakan dengn disiplin tinggi dan menonkol di bidang yang anda geluti
2. Berinisiatip. Lontarkan ide, selesaikan tugas, kerjasama d komunikasi dgn semua pihak.
3. Menambah ilmu dan pengalaman. Tingkatkan kepercayaan diri dgn memperbanyak ilmu dan pengalaman.
4. Tidak gagap teknologi. Di zaman yg serba canggih, ada baiknya anda kuasai teknologi internet. Penggunaan software
5. Jalin kerjasama dengan unit unit terkait. Pekerjaan kita pasti terkait dengan orang lain, tunjukkan sikap bersahabat, menghargai bantuan a karya orang lain. Hub komunikasi bawahan d atasan. Jangan LUPA ucapkan terima kasih atas bantuan dan kerjasama mereka.
6. Selalu menjaga SIKAP.. Penampilan diri, KESOPANAN dalam tutur kata. Sesuaikan pakaian dgn budaya yg ada. SElalu tunjukkan sikap ramah, tersenyum d sopan.. Jangan angkuh, mentang-mentang.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

 




Motivasi Juni

5 06 2008

Assalamualaikum…

Semoga tulisan ini berarti bagi yang membacanya…

  1. Masa depan yang cerah, bukanlah masa depan yang terjamin, karna masa depan menjanjikan ketidakpastian. so… Masa depan yang cerah adalah masa depan yang penuh pilihan.
  2. Rasa “ENGGAN”, adalah kekuatan yang amat besar, baik untuk mencapai keberhasilan atau menyebabkan kegagalan. Maka ENGGANLAH terlibat dalam hal yang tidak menghasilkan.
  3. Bila anda meblum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat.
  4. Ada yang berangkat bekerja untuk meraih keberhasilan. Tapi ada yang berangkat agar tidak terlambat, agar tidak dimarahi, atau agar kelihatan ada/absensi. ANDA ? APAKALAH ALASAN ANDA ?
  5. Apakah anda sedang menunggu pekerjaan yang lebih baik, sebelum anda bkerja sungguh-sungguh ? Apakah pekerjaan baik pantas bagi dia yang tidak sungguh-sunggu ?
  6. Bekerjalah seperti antum tidak mungkin gagal. Jangan tolak anjuran itu, karena ia lebih baik daripada bekerja seperti tidak ada kemungkinan untuk berhasil.
  7. Jangan menunggu hari perhitungan (Yaumul hisab), karna perhitungan penentuan kualitas hidup sudah terjadi setiap hari. Sikap, pikiran, tindakan anda selalu diperhitungkan.
  8. Semua kesempatan untuk berhasil, ditemani oleh kemungkinan gagal. Bila anda tidak mencoba, anda akan sama gagalnya dengan orang yang mencoba dan kemudian gagal.
  9. Jangan berharap menerima lebih banyak dari yang diberikan, dan jangan pernah bekerja lebih sedikit dari yang bisa dikerjakan. Itulah kunci pembuka pintu kesejahteraan.
  10. Bila anda mengihindari sebuah pekerjaan, karena anda hanya bisa melakukan yang kecil-kecil; sadarilah bahwa semua rencana besar harus dimulai dari yang kecil-kecil.

Wallahju a’lam bissowab..

 





Militan

1 04 2008

Militant; force or strong pressure to achieve your aims, aspecially to achieve social or political change.  Dalam Kamus Bahasa Indonesia berarti : Bersemangat tinggi, penuh gairah; berhaluan keras; Militansi berarti ketangguhan dalam berjuang menghadapi kesulitan.Salah satu tujuan pendidikan adalah meningkatkan militansi artinya ketangguhan dalam menghadapi masalah-masalah dikemudian hari. Dalam satu diskusi, pelajar yang militan memiliki ciri-ciri keseharian :·         Bersemangat tinggi·         Group feeling·         Idealis·         Tidak malu bekerja·         Willingness tinggi·         Tanggap·         Proaktif/tidak menunggu/tidak pasif/bergerak sendiri·         Pantang menyerah·         Loyal/dedikasi tinggi·         Tekun beribadah·         Memiliki komitmen dan konsisten·         Disiplin yang tinggi·         Amanah·         Ikhlas yang tinggi·         Tawadhu·         Sabar·         Selalu siap·         PD / self confindence·         Lincah / tinggi mobilitas·         Berani·         Komunikatif·         Biasa memimpin·         Kreatif / inovatif·         Punya inisiatif / pertimbangan sendiri·         Dinamis / selalu berkembang / tidak statis·         Social / empati·         Simpati / pedulu·         Dermawan·         Wibawa (karna hasil dan proses)·         Jujur·         Bersih·         Wajar dan tidak dibuat-buat·         AdilApakah antum punya tambahan, tafaddol u ditambahkan. Syukron





FORMATISIUS

2 03 2008

Adalah Prof Qomaruddin menyampaikan penekanan kepada para pendidik atau guru, bahwa masa SLTP dan SLTA adalah masa yang terpenting dalam pembentukan karakter seseorang.

Dalam dunia psikology, masa SLTP dan SLTA sangat-sangat menentukan pembentukan karakter seorang anak, apakah ia bisa bersosialisasi, berinteraksi, bisa tahan banting, bisa berjiwa militant… lebih banyak tarbiyah dan ta’dibnya…itu sangat dipengaruhi pada masa SLTP/SLTA. Atau pada usia 11 hingga 19 tahun.

“kalau di SD dan sebelumnya masih banyak main, dan masa di perguruan tinggi, lebih banyak ta’limnya (pengajarannya), tapi pada masa SLTP/SLTA akan lebih banyak proses pendidikannya yang diserap” ujar Prof Qomaruddin.

Maka, jika proses pendidikan anak salah pada masa ini akan lebih banyak membawa kesalahan pada masa usaia di perguruan tinggi. Namun jika ia sudah menjadi militant, tahan banting, ia akan berkembang pada masa perguruan tinggi yang hanya mengembangkan pengajaran saja.

Maka usia SLTP/SLTA sangat strategis …

Adalah istilah formatisius; dalam kamus bhs Indonesia hal 320 formatif : morfem terikat, baik yang dipakai untuk membentuk dasar, misalnya juang dalam berjuang. Namun dalam kamus oxford lebih lengkap ditegaskan dalam hal 506. formative “having an important and lasting influence on the development of sth or of sb’s character…

Wallahu a’lam bissowab





Para Syuhada tidak mau masuk sorga…

24 02 2008

Dalam agama Islam, seorang muslim harus meyakini tentang kehidupan setelah kehidupan di dunia ini… yakni kehidupan akhirat.

Semua manusia akan dihitung / dihisab tentang apa yang mereka lakukan di dunia ini. Yang sering melakukan kejahatan, kemaksiatan, pembohong, penghianat dan saudara-saudaranya, tentu akan masuk ke Neraka, mereka akan disiksa seusai dengan perbuatan di dunia ini. 

Yang sering melakukan kebaikan, kebajikan, amal-amal yang baik, ibadahnya tekun, sering bersodaqoh tentu akan ditempatkan terhormat, SORGA.  Yang dilukiskan dalam Kitab Suci Al-Qur’an, tempat yang lebih indah dari tempat terindah seperti Istana di dunia ini… 

Antar lain yang masuk sorga para Syuhada, para Darmawan, para Ulama…Alkisah, mereka digiring ke tempat untuk masuk sorga, para malaikat mempersilahkan mereka untuk melewati jalan yang bagus dan indah… Sampailah pada lokasi dimana pintu sorga terbuka, namun mereka berhenti tidak melanjutkan dan tidak masuk pintu tersebut….  

Malaikat-malaikat mempersilahkan dan memaksa para syuhada, darmawan dan ulama untuk langsung masuk …. Namun mereka menjawab “kami malu untuk masuk ke sorga”, tercenganlah para malaikat… “kenapa ….?” Tanyanya…. 

“Kami malu untuk masuk sorga terlebih dahulu, sebelum para GURU masuk sorga … Kami menjadi syuhada karma memang kami diajarkan oleh guru, kami jadi darmawan memang kami diajarkan dan dinasehati oleh para guru, dan kami menjadi ulama karma kami mematuhi ajaran dan mengamalkan ilmu-ilmu para guru…. 

Semoga guru yang ikhlas, mendapatkan devisa di akhirat nanti…karma mereka telah berjuang, bergulat dan menekuni para murid-muridnya…. 

tafaddol masuk duluan ya ustadzi…” 

*cerita Prof Qomaruddin Hidayat saat pelantikan guru agama professional 22 februari 2008 di auditorium UIN Jakarta  





Apa yang ada lebih baik; بيت أبيك خير من بيتك

3 02 2008

“بيت أبيك خير من بيتك” Baitu Abii khoirun min baitika… kata-kata ini cuplikan dari kisah buku dalam pelajaran Bahasa Arab, kalau santri Insya Allah faham dengan istilah itu dalam buku “Mutholaah”.

Banyak kisah-kisah harian dalam perjalanan keluarga di lingkungan saya… tentunya anda juga… Selaku orang tua yang sudah momong 5 putra dan putri atas karunia wanita tercinta… tentu banyak hal yang harus dilakukan untuk dapat lebih banyak memberi kepada anggota keluarga…baik isti dan anak-anak… Apalagi hidup di Ibu Kota seperti Jakarta, banyak peluang untuk berbuat kebaikan namun juga banyak menuai ke”ngirian”, ke”dengkian” hingga ke”maksiatan”…

Sering saya jalan dengan anak-anak yang masih berumur 12,11,7,4 dan 2 tahun tentunya semuanya anak manis… saya selalu berusaha untuk menyayangi mereka, mendidik anak-anak adalah kewajiban dalam agama khususnya Islam. Dalam perjalanan banyak yang mereka lihat dan mereka rasakan… utamanya melihat pola kehidupan Jakarta yang konsumerisme… bermegahan… Sedang enak-enaknya… anak saya Faaza nyeletuk ” wah.. pa… lihat tu.. mobilnya hebat lebih bagus dari mobil papa….”, serentak adik, kakak dan mamanya kaget… kakak nya langsung jawab “de… baitu abi.. khoirun min baitik”…. sang adik tanya… apa artinya mas rifdy ..? ” ya… apa yang kita punya itu lebih baik dari apa yang kita tidak punya….” saya terenyuh juga mendengar… karna nasehat sang ayah sudah masuk dan dijiwai oleh sang anak… Begitu bahagianya jadi ayah yang bisa “dipanuti” … do’a semoga kita juga dapat digugu dan ditiru dengan kehidupan yang baik untuk masa depan bangsa yang dimulai dari keluarga….





Banjarmasin Post

30 01 2008

“Setelah kita tahu akan ada kunjungan Tony Blair, memang kita melakukan persiapan-persiapan. Namun persiapannya biasa-biasa saja, sama seperti bila ada tamu datang ke sini,” kata Pimpinan Ponpes Darunnajah, Sofwan Manaf ditemui BPost, di ruang kantor Ponpes Darunnajah, Rabu (29/3).